Pablo Software Solutions
home   architecture   intro  architecture price   architecturearticles   architecture news   architecture gallery   interior   intro interior   interior price   interior articles   interior news   interior gallery   about us   company profile   why us   order procedure   faqs   contact us   english   send articles   articles   directory    category   link exchange    sitemap 
Konsep Ruang dan Kegiatan
Justizzentrum Leoben di-desain oleh arsitek Austria benama Josef Hohensinn dari Hohennsin architecture dan mulai dibangun pada 2002. Bangunan ber-arsitektur transparan sebagai kompleks pengadilan ini terdiri dari fungsi-fungsi seperti kantor lembaga peradilan, pengadilan tinggi, bantuan huukum dan fungsi pengadilan tinggi yang kesemuanya dihubungkan oleh podium tiga lantai sebagai lobi utamanya. Fasad yang transparan memungkinkan "fasad interior" dari kayu yang terpasang pada area administrasi yang berada di sisi samping kompleks ini. Di sini juga terdapat penjara yang mampu menampung 205 orang tahanan. "Konsep dari institusi peradilan yang memiliki keamanan berlapis mengikuti struktur yang pernah dikembangkan sebelumnya. Struktur ini berada di sepanjang  entrance (pintu masuk), bagian adminstrasi dan area pengunjung yang berada di jalur distribusi yang sama yang berpotongan dengan fasilitas unit penahanan yagn tersusun berurutan. Area penahanan masih memungkinkan untuk adanya pengembangan ke arah vertikal ataupun horizontal.

Penetapan sistem ini sangat sesuai dengan kondisi Leoben. Namun hal terpenting secara organisasi ruang dan standar desain adalah optimalisasi akan kualitas pengalaman ruang bagi para pegawai dan tahanan sebagai penghuninya. Suasana di sini diciptakan semirip mungkin dengan kehidupan bebas sehari-hari di luar penjara, ada tempat tinggal, bekerja dan bersantai. Kondisi tersebut akan membuat proses resosialisasi para tahanan dapat tercapai dan mudah diterima kembali di masyarakat.

Area Tahanan
Area tahanan di-desain menyerupai asrama. Setiap sel maksimal dihuni lima belas orang. Pada setiap blok memiliki dapur kecil, area sanitari, gym dan ruang berjemur yang juga merupakan loggia yang bisa memberi kebebesan bergerak dengan seolah-olah bergerak ke area luar. Fasilitas bersantai dan bekerja (workshop) diletakkan sedemikian rupa sehingga para tahanan dapat mengakses  ruangan-ruangan tersebut tanpa harus dikawal. Ini akan mengurangi luas sipir dan secara keseluruhan mencegah pelarangan terhadap tahanan. Courtyard yang biasa dipakai sebagai tempat berjalan atau jogging berada di area atap. Taman dan area olahraga berfungsi sebagai penghalang antara tahanan dan dinding serta di-desain agar tidak memungkinkan terjadi interaksi dari dalam keluar penjara dan sebaliknya. Biarpun demikian, pendekatan yang berorientasi pada manusia dalam ukuran dan dimensi arsitektur bangunan melengkapi kelebihan arsitektur bangunan ini sebagai dunia baru bagi institusi peradilan modern.

Justizzentrum leoben, penjara dengan pengamanan minimal. Tentu saja penghuninya bukan pelaku kejahatan berat. Setelah melihat keadaan penjara ini, pasti timbul pertanyaan di benak kita, mungkinkah di indonesia di bangun penjara seperti ini? bangunan ini memiliki luas 6.961 meter persegi in bukan merupakan tempat menghukum pelaku kejahatan, namun lebih sebagai fasilitas pelayanan masyarakat yang pernah bermasalah dengan hukum. Tentunya tempat seperti inilah yang layak disebut sebagai "lembaga pemasyarakatan". ***
(source: adon - bintang home 127)
<< kembali ke artikel berikutnya

Arsitektur Leoben Austria, Sebuah Kompleks Pengadilan Nan Menawan
Kota Leoben terletak di bagian atas provinsi Styria, Austria, berada pada ketinggina 540 meter di atas permukaan laut. Dihuni sekitar 30.000 penduduk, Leoben merupakan tempat yang menarik bagi turis untuk menikmati lansekap kota dengan wisata hiking atau bersepeda. Iklimnya cukup dingin bagi manusia tropis seperti kita. Suhu tertinggi ada pada bulan Juli - Agustus, dimana matahari baru ternggelam pada pukul sembilan malam. Itu pun hanya sekitar dua puluh derajat celcius.

Kota ini memiliki taman-taman yang indah dan bersih sehingga dijuluki sebagai City of Flowers (kota bunga). Di kota yang asri ini terdapat sebuah bangunan ber-aksitektur unik; sebuah kompleks pengadilan di atas lahan seluas 76.250 meter persegi yang arsitektur-nya berbeda dengan bangunan sejenis di negeri kita. Dengan tujuan merepresentasikan keterbukaan sebagai imej baru dari sistem peradilan, arsitektur bangunan yang selesai di bangun tahun 2004 ini tidak memiliki tipologi arsitektur bangunan sebagaimana arsitektur bangunan institusi peradilan lainnya. Kompleks bangunan bernama resmi justizzentrum leoben (Pusat Pengadilan Leoben) ini memiliki arsitektur fasad transparan yang menghadap ke pusat kota Leoben.


Arsitek | Justizzentrum Leoben. I know what it's like to be ignored